Sultraonline, MUNA – Calon Bupati Kabupaten Muna tahun 2024-2029 Nomor Urut 4, DR Abdul Rahman SH MH menyerap aspirasi masyarakat Desa Sarimulyo Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna.
Dalam pertemuan tatap muka dan dialog sebagaimana agenda kampanye pasangan calon (Paslon) Rahman-AJB, Sabtu (19/10/2024).
DR Rahman SH MH tanpa didampingi wakilnya Awal Jaya Bolombo SH yang menghadiri agenda pertemuan warga lainnya menjawab aspirasi melalui program kerja yang memberikan solusi berbagai masalah kemasyarakatan terutama warga Desa Sarimulyo.
Hari ini, kehadiran kami bertatap muka langsung bersama warga Desa Sarimulyo Kecamatan Kabangka. Ini adalah kesempatan besar untuk kami saling sambung rasa seluruh warga.
Untuknya, kepada masyarakat untuk bertanya apa yang menjadi unek-uneknya.

“Bapak ibu-ibu silahkan kemukakan apa yang menjadi keluhan yang dirasakan selama ini. Soal pertanian, peternakan, perkebunan atau soal infrastruktur.” ucap Rahman.
Salah seorang tokoh masyarakat (Tomas) Pasir Abidin angkat tangan untuk bertanya. “Saya pak,”sebut Pasir Abidin.
Dalam orasinya Pasir Abdini curhat soal dirinya warga transmigrasi yang sudah 30 tahun tinggal dan menetap di Desa Sari Mulyo.
Pak Doktor. Saya ini petani kelapa sawit Kenapa ini saya sebut? Sebab, di tahun tahun sebelumnya, potensi hasil dari kelapa sawit itu lumayan bagus.
Namun setelah itu, sudah tidak lagi. Padahal dari tahun ke tahun pemilihan gubernur dan pemilihan bupati, namun begitu begitu saja.
Karena itu pilihan kami hari ini adalah calon bupati yang punya visi misi dan gagasan program bisa terlihat.
” Intinya untuk masyarakat bisa sejahtera,” jelas Pasir Abdini.
Kembali DR Abdul Rahman SH MH, Calon Bupati Muna 2024-2029. Usai mendengarkan keluhan warga Desa Sari Mulyo secara tegas menjawab bahwa, jikalau masyarakat berikan kepercayaan untuk menjadi Bupati Muna, maka semuanya akan terjawab.

Karena, lanjut DR Rahman bahwa dirinya maju mencalonkan diri sebagai bupati itu tidak menggunakan dana siapapun juga, tapi dana sendiri.
Sehingga jikalau terpilih jadi bupati, maka APBD itu seluruhnya untuk rakyat. Kita berdayakan semua dinas untuk mengurusi dinas sendiri-sendiri.
” Kalau dinas PU, maka dia urus soal infrastruktur. Pembangunan dan jalan jalan yang belum di aspal itu harus di aspal. Dan yang sudah terbangun itu diperbaiki,” sebut DR Rahman yang diikuti tepuk tangan ratusan warga.
Demikian juga, sambung Rahman persoalan pertanian, peternakan dan perkebunan. Ini juga yang akan menjadi evaluasi kita kedepannya.
” Yang pasti bahwa APBD itu semuanya untuk rakyat. Kami pasangan Rahman – AJB akan terus membangun komunikasi di pusat untuk mendatangkan investor.
Mengajak mitra kerja khususnya para mitra yang selama ini pernah kita tangani perkara perusahaan bisnis global kiranya dapat menginvestasi di Muna agar perekonomian terus meningkat demi kesejahteraan rakyat secara menyeluruh dan berkeadilan.” tandas DR Rahman. (RIV/SO)











