Sultraonline, KENDARI – Sekretaris Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Gema Siswanto alias Gema Borneo merebut juara pertama pada Turnamen ATA Biliar Open, Minggu, 9 November 2025.
Di partai Final ATA Turnamen Biliar Open Gema Borneo yang berada di bagan kelas master berhasil mematahkan permainan Radit Ours yang beradu melalui jalur bagan pebiliar pemula dengan angka tipis skor 7 – 6.
Pantauan awak media sultraonline.net diarena Rumah Biliar ATA, terlihat kedua atlit biliar ini saling menampilkan permainan yang sangat baik, akurat dan terarah. Dimana, panitia penyelenggara turnamen biliar pada perhelatan partai Final membuka perolehan angka sampai dengan Race 7 (tujuh).
Baik atlit muda Radit Ours dan atlit master Gema Borneo, ketika berada diangka 6 atau last one sama sehingga memperebutkan satu race terakhirnya membuat penonton yang menyaksikan sangat menegangkan.
Hingga, akhirnya bola sembilan sebagai bola penentu kemenangan sempat diamankan oleh Radit Ours tetapi sayang atlit master Gema Borneo berhasil memasukkan bola sembilan disudut lobang kanan meja biliar membuat dirinya didaulat sebagai juara pertama di turnamen itu.

Menurut Koordinator Turnamen ATA Biliar Open, Sutan kepada awak media ini mengatakan, pertandingan dengan skema pemisahan bagan antara atlit pemula dan kelas master ini terbilang sangat strategis dalam memberikan peningkatan ketangkasan terhadap atlit muda atau pemula di turnamen ini.
Memasuki babak utama sampai dengan babak semifinal dan final baik yang berada dijalur bagan kelas master maupun atlit pemula terkesan seluruh atlit untuk lebih berhati-hati, fokus dalam menentukan pilihan memasukkan bola atau diamankan (Sefti). Sehingga, atlit yang berhasil masuk babak semifinal dan final masing-masing terlihat lebih siap bertarung meski kelas pemula tetapi memiliki ketangkasan tingkat profesinal.
” Antara atlit pemula dan atlit master yang beradu di babak final turnamen ATA Biliar Open menampakkan permainan kelas profesional, termasuk dalam perolehan skor yang saling kejar-kejaran diantara kedua atlit ini. Dan, pemisahan bagan ini terbilang sangat strategis dalam meningkatkan bakat atlit pemula.” tandas Sutan.

Sekadar informasi para pemenang dalam Turnamen ATA Biliar Open sebagai Juara ke-1 oleh Gema Borneo dan berhak atas Trophy dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 23.000.000,- Juara ke-II oleh Radit Ours memperoleh Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 12.000.000,- Juara ke-III Bersama oleh Luna dan Pipi K-Toz masing-masing mendapatkan Trophy dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,- .
Sementara atlit yang berhasil masuk sebagai juara delapan besar untuk dikelas pemula diantaranya, Jefri OURS dan Bento GK, sedang dikelas master yakni Joxi Zifa dan Miko GK sehingga berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000,-
Untuk atlit yang lolos masuk enam belas besar antara lain, Aco KBK, Asrul, Nazar Zifa, Miko GK, Nuryadi OCG dan kelas pemula, David BBC, Femas ATA, Bram KBK, Bento GK dan Fadly Borneo dan masing-masing berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 600.000,- sehingga total price di Turnamen ATA Biliar Open mencapai Rp. 53.800.000,- (Red/DEM)











