Sultraonline, JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerbitkan 9.774.933 Sertifikat Elektronik hingga Oktober 2026, sejak layanan tersebut mulai diterapkan pada 4 Desember 2023 lalu.
Jumlah tersebut merupakan gabungan sertipikat tanah yang baru diterbitkan dalam bentuk elektronik dan sertipikat analog yang telah dialihmediakan menjadi elektronik.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN Uunk Din Parunggi mengatakan, penerbitan Sertifikat Elektronik terus meningkat sejak pertama kali diterapkan.
“Kami mencatat terdapat hampir 10 juta Sertifikat Elektronik yang sudah diterbitkan. Ini merupakan gabungan dari produk sertipikat yang baru diterbitkan dan juga sertipikat yang merupakan alih media dari sertipikat analog,” terang Uunk di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian ATR/BPN, penerbitan Sertipikat Elektronik pada 2024 mencapai 1.666.695 sertifikat.
Jumlah tersebut terus bertambah hingga penerbitan pada 2026 tercatat mencapai 3.077.397 sertipikat per Oktober.
Dengan demikian, total penerbitan Sertifikat Elektronik sejak awal penerapan hingga Oktober 2026 mencapai 9.774.933 sertipikat. (Rils/Kom)
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN











