Sultraonline, KENDARI – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Kendari menerima Taruna dan Taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Negara (STPN) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP).
Sejumlah tujuh orang Taruna dan Taruni STPN yang berasal dari institusi pendidikan tinggi yang berada dibawah Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN – RI) berlokasi di Yogyakarta, hal mana memiliki tugas dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan di bidang pertanahan.
” Ada tujuh mahasiswa dan mahasiswi (Taruna) STPN yang akan melaksanakan KKNP-PTLP di Kantah Kota Kendari. Para taruna dan taruni ini siap menjalankan dan menerapkan tugas praktek pertanahan secara langsung.” jelas Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Julianty, S.SiT.,M.Si saat menerima ketujuh Taruna STPN di Ruang Rapat Kantah Pertanahan Kota Kendari, Selasa, 4 Februari 2025.
Ia mengatakan, seluruh taruna peserta KKNP-PTLP ini bakal mengikuti seluruh proses kerja terkait pertanahan baik terhadap pengelolaan tanah, pendaftaran tanah untuk memberikan kepastian hukum atas hak-hak atas tanah serta pengukuran dan pemetaan yang selama ini menjadi bidang kerja Kantah Kota Kendari.
Ketujuh taruna ini dalam mengikuti tata kelola pertanahan agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan kantor serta dapat menerapkan teori yang diperoleh selama proses pembelajaran di STPN ke dalam berbagai pekerjaan kantor.

Dengan demikian, diharapkan agar ketujuh Taruna tersebut kedepannya dapat menyelaraskan antara teori yang diperoleh selama menempuh pendidikan dan praktik yang akan dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kota Kendari
Selain itu memperoleh pengalaman yang berkaitan dengan dunia kerja setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan Praktik Tata Laksana Pertanahan di Kantah Kota Kendari.
” Program KKNP-PTLP Program Diploma IV Pertanahan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) akan dilaksanakan selama 6 bulan yang telah dimulai pada tanggal 3 Februari 2025 dan akan berakhir pada tanggal 11 Juli 2025.” terang Julianty. (DEM/Ril)











