Akurat, Informatif dan Terpercaya

Muswil ke-III, Prof Dr HM Natsir SE MSi terpilih sebagai Ketua KKMSB Sultra

Usai terpilih sebagai Ketua KKMSB dalam Muswil ke-III, Prof Natsir langsung melantik tiga pengurus Cabang kabupaten dan kota di Sultra. Foto, ist

Sultraonline , KENDARI – Musyawarah Wilayah (Muswil) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) ke-3 Provinsi Sulawesi Tenggara memilih Prof.Dr.H.M Natsir, SE, M.Si jadi Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KKMSB Sultra periode (2026-2031) di salah satu hotel di Kota Kendari Minggu (25/01/2026).

Muswil KKMSB Sultra yang dihadiri langsung Sekjen DPP KKMSB, Isra D Pramulyo, S.IP sekaligus memberi sambutan pada pembukaan musyawarah tertinggi ditingkat wilayah provinsi Sultra.

DPW KKMSB adalah wadah organisasi yang menaungi masyarakat asal Mandar di tingkat provinsi. Organisasi ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, pelestarian budaya Mandar, dan peningkatan kesejahteraan anggotanya, dengan kepengurusan yang aktif di wilayah-wilayah tertentu.

“Hingga saat ini sudah terbentuk 12 DPW KKMSB di seluruh wilayah tanah air. Kami berharap di tahun ini ada lagi provinsi yang membentuk kepengurusan DPW KKMSB, termasuk rencana pembentukan perwakilan di beberapa negara seperti di Malaysia, Saudi Arabia dan Turki,” ujar Isra D Pramulyo.

Bahkan kata dia, untuk memperkuat organisasi kemasyarakatan KKMSB, berharap seluruh DPW dan DPC KKMSB segera menghimpun kalangan generasi muda, untuk membentuk organisasi kepemudaan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan kemampuan pemuda Sulbar yang ada di perantauan.

“Dengan adanya organisasi kepemudaan itu akan tumbuh, nilai-nilai toleransi, kerja sama, dan kepedulian sosial, politik, ekonomi yang peduli dan berkompeten,” ujar Isra.

Ia menambahkan, hadirnya organisasi KKMSB ini bukan karena ingin gagah-gagahan akan tetapi untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Mandar di perantauan maupun di kampung halaman, serta melestarikan budaya Mandar, termasuk bahasa, seni, adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Jangan-jangan anak-anak kita sekarang ini sudah tidak mengetahui lagi adat dan bahasan Mandar. Olehnya itu dengan adanya organisasi KKMSB ini akan menjadi wadah silaturahmi, pemersatu warga Mandar,” tuturnya.

Ketua DPW KKMSB Sultra terpilih Prof.Natsir mengharapkan dengan kepengurusan Kerukunan Keluarga Mandar di Sultra dapat meningkatkan kesatuan dan persatuan antar warga Mandar, serta mempromosikan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

Saat ditanya, jumlah warga Mandar-Sulbar di Sulawesi Tenggara, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Haluoleo (UHO) itu mengatakan masih dalam pendataan, namun diperkirakan mencapai belasan ribu orang yang tersebar di 17 kabupaten kota di Sultra.

“KKMSB diharapkan dapat menjadi organisasi yang kuat dan efektif dalam mempromosikan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Prof Natsir.

Prof. Natsir terpilih sebagai Ketua KKMSB provinsi Sulawesi Tenggara.  Foto, ist

Sebelumnya, Muswil DPW KKMSB yang diawali dengan sambutan dan laporan pengurus DPW juga mengukuhkan Ketua Wanita Kerukunan Mandar Kota Kendari dengan ketua Hj.Nurhaena,ST dan ketua Wanita Kerukunan DPW KKMSB Sultra Dra Hj.Husnia.

Selain itu ketua DPW KKMSB mengukuhkan empat DPC KKMSB yang yakni pengurus DPC KKMSB Kota Kendari, Bombana, Konawe dan Kolaka.

Muswil-3 DPW KKMSB yang mengangkat Tema “Meningkatkan Sinergi dan Solidaritas antar Pengurus BPW KKMBS Sultra” dengan subtema Sinergi dan Kolaborasi anggota Membangun Kekuatan Kolektif”.

Adapun yang memimpin jalannya sidang pemilihan yakni Drs.H.Abd.Rasyid Hasan, Rahmad Buyung, H.Muh.Rusman, S.Pd, M.Si, dan Drs Abd. Latif Kanai, M.Si. (Red/Rilis/Ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *