Sultraonline, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menegaskan pentingnya optimalisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Oleh sebab itu Pemkot bakal terus rutin melakukan rapat menindaklanjuti isu-isu terkait penyerapan dan pengelolaan dana oleh masing -masing OPD.
Pj. Walikota Kendari Muhammad Yusup mengatakan, Pemkot Kendari perlu melakukan rapat rutin setiap hari Senin untuk mendiskusikan isu-isu terkait penyerapan dan pengelolaan dana oleh masing-masing OPD.
“Keterlibatan semua pihak dianggap penting guna mencari solusi terbaik dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran,” kata Muhammad Yusup (11/6/24).
Ia menjelaskan, meskipun sudah memasuki triwulan kedua, penyerapan anggaran masih belum optimal. Dengan hanya mencapai sekitar 40 persen untuk beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hal ini menandakan perlunya upaya lebih serius dalam penyaluran dan penggunaan dana.
“Saat ini kita sudah berada pada triwulan kedua pelaksanaan APBD 2024 dan sebentar lagi memasuki triwulan ketiga. Penyerapan kita kurang lebih 40 persen untuk beberapa OPD tertentu yang lainnya masih di bawah itu.” Katanya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan siswanya, untuk turut serta dalam upaya pemeliharaan lingkungan. Dengan menginisiasi kegiatan bersih-bersih atau karya bakti setiap hari Selasa dan Jumat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi semua warga.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, termasuk di lingkungan sekolah masing-masing. Saya mengajak kepala sekolah, guru, dan siswa untuk turut serta aktif dalam kegiatan bersih-bersih ini,” ungkapnya.
Dengan adanya komitmen dari Pemkot Kendari dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan penyerapan APBD tahun 2024 dapat meningkat secara signifikan.
” Langkah-langkah konkret yang diambil tersebut diharapkan mampu menciptakan efisiensi dan efektivitas penggunaan dana publik demi kemajuan Kota Kendari ke depan.” Tegasnya (Ani/Ide/TM)











