Sultraonline, MUNA – Pasangan Calon (Paslon ) Bupati dan Wakil Bupati Muna, DR Abdul Rahman SH, MH dan Awal Jaya Bolombo SH (Rahman-AJB), terus memdapatkan aliran dukungan dari waktu ke waktu.
Pasangan yang semula tak diperhitungkan karena dianggap pasangan dadakan ini, ternyata mampu merubah persepsi masyarakat Muna.
Tiga minggu jelang Hari H, Pemilihan Bupati Muna, pasangan Rahman AJB ini sudah menjadi bahasan di setiap kelompok diskusi masyarakat.
“Benar. Ya, benar. Kami ini melakukan sensus Pemilih. Riil. By name, by NIK. Tim lain tidak melakukan itu. Dan itulah sebabnya sekarang ini, Tim Rahman-AJB disibukkan dg pendataan pendukung yang migrasi dari Calon lain,” kata Lukman Rahman, Sekretaris PAN Muna.
Lukman menegaskan, Tim Rahman AJB tidak mengandalkan kuantitas tapi kualitas. “Kenapa? Karena kami ingin mendudukkan Bupati yang benar bemar Bupati. Bupati yang mengayomi. Bupati yang bisa menciptakan kehormatan dan kewibawaan pasukannya.
Misalnya para Kepala Dinas. Jika ingin anda terhormat dengan jabatanmu, sandarkan harapan itu kepada Rahman AJB. Jika ingin jadi Kepala Sekolah, Camat dll berwibawa karena jabatanmu, tidak dibebani menyetor fee, menyetor duit dll maka hal itu hanya akan terjadi jika anda sandarkan pada Rahman AJB,” terang Lukman Rahman lagi.
Bukan hanya para Camat, Kepala Bidang, Kepala Dinas yang disinggung Lukman, tapi juga para kontraktor.
“Jaman dulu di Muna ini, seorang kontraktor itu sangat terhormat. Dihargai karena banyak duit. Sekarang, rata rata kontraktor setelah PHO bermuka pucat. Kenapa? Karena beban fee yang berjenjang jenjang mulai dari karucu karucunya ULP sampai pejabat atas membebankan fee proyek.
Saya jamin, saya yakin, jika Rahman AJB yg kendalikan pemerintahan Muna, tak akan ada perilaku perilaku yang meruntuhkan kehormatan diri dan jabatan.
Saya bicara seperti itu karena Rahman AJB mencalonkan diri tak ada suntikan dana dari kontraktor maupun para pejabat. Semua uang digunakan Rahman AJB keluar dari kantong sendiri,” tegas Lukman Rahman.

Anggota Tim Rahman-AJB lainnya, Kaharudin Djalil mengatakan, apa yang disampaikan Lukman Rahman telah digaungkan sejak awal pergerakan Abdul Rahman di Muna. Isyu seperti itu ternyata menggoda dan menjadi keinginan besar masyarakat. Mulai dari masyarakat sipil hingga para ASN setuju dengan tagline Rahman-AJB soal pemerintahan yg bersih dan berwibawa.
“Sampai dengan hari ini, H – 15 kami disibukkan dengan migrasinya pendukung pendukung calom laon ke pasangan Rahman AJB,” katanya.
Ketua Tim Sukses Rahman AJB, Hidayatullah SH ketika dikonfirmasi enggan berkomentar banyak.
“Saya ini ketua Pemenangan bukan Ketua Kekalahan. Relawan kami terus berdatangan dan bertambah. Saya yakin, para relawan dengan suka rela datang karena Allah yang menggerakkan hatinya. Bukan duit yang gerakan hati mereka.
Kalau uang yang gerakkan, semua calon kan punya uang. Jadi, Allah lah yang menggerakkan hati mereka untuk memilih Rahman AJB,” terang Dayat, sapaan akrab Hidayatullah. (TIM/SO)











